Mengapa anak muda overthinking? Pertanyaan ini mengingat saya dengan kasus covid-19 yang awalnya terjadi pada 2 Maret 2020 dengan diumumkannya 2 pasien corona di Indonesia dan sejak itulah masyarakat kita mulai mengalami overthinking dengan banyak hal.
Foto : Pexels/Andrea PiacquadioBerdasarkan hasil screening yang telah dilakukan Sofia, Ramadhani, Putri & Nor (2020) menyebutkan bahwa kekhawatiran masyarakat berfokus kepada karir atau masa depan dengan nilai 61% diikuti pikiran mengenai kelulusan atau tugas akhir yang belum selesai sebesar 30.7% dan terakhir pikiran tentang covid-19 sebesar 8.2%. Melihat hasil screening tersebut bisa kita ketahui bahwa kecemasan orang-orang lebih terfokus terhadap karir atau masa depan dengan nilai 61% dan diikuti faktor lainnya.
Ada beberapa faktor kenapa seseorang overthinking Andiani mengatakan "Ada Banyak Penyebab overthinking, biasanya terjadi saat seseorang sedang melakukan pertimbangan suatu keputusan yang dia cari, mencoba untuk memahami suatu tindakan atau keputusan, memperkirakan masa depan, merefleksikan apa yang sudah terjadi seperti memikirkan kapan berakhirnya masa pandemi" (Sofia, Ramadhani, Putri & Nor 2020).
Jadi kesimpulannya adalah, faktor seseorang mengalami overthinking bermacam-macam ada faktor internal maupun faktor eksternal pada setiap individu. Hal ini ditambah lagi saat covid-19 muncul di Indonesia sehingga membuat orang-orang semakin overthinking. Sekian Terimakasih
Daftar Pustaka
"Awal Corona Masuk Indonesia dan Kilas Balik 2 Tahun Lalu". detik.com. 02 Maret 2022. 4 Agustus 2022 https://news.detik.com/berita/d-5965789/awal-corona-masuk-indonesia-dan-kilas-balik-2-tahun-lalu
Sofia, L., Ramadhani, A., Putri, E. T., & Nor, A. (2020). Mengelola Overthinking untuk Meraih Kebermaknaan Hidup. PLAKAT (Pelayanan Kepada Masyarakat), 2(2), 118.
Komentar
Posting Komentar